Gempa dahsyat 7.0 SR mengguncang pulau Flores merusak sejumlah rumah di pulau Flores.
[Congkasae.com/Kereba] Gempa dahsyat kembali mengguncang pulau Flores Nusa Tenggara Timur Sabtu 15 Agustus 2026 pagi.
Berdasarkan data yang dirilis Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa kali ini berskala 7.4 SR dengan pusat gempa berada di kedalaman 15km Timur Laut Mbay ibukota kabupaten Nagekeo.
"Gempa berpotensi terjadinya tsunami,"tulis BMKG dalam rilis resmi mereka Sabtu 15 Agustus 2026.
Meski demikian BMKG kembali menarik statis peringatan tsunami pada pukul 7:10 Wib.
Dahsyatnya gempa terjadi hingga kabupaten Manggarai Timur, Manggarai dan Manggarai Barat.
Warga di kabupaten Manggarai tampak berhamburan keluar rumah sementara listrik padam total hampir 12 jam.
Sejumlah bangunan rumah juga dilaporkan hancur akibat diguncang gempa.
Di Nagekeo gempa juga menyebabkan ambruknya tiang PLN tepatnya di Jalur trans Flores.
"Tiang listrik ambruk di jalur trans Flores akibat gempa,"kata Trisno seorang pengguna media sosial Facebook.
Ini merupakan gempa terbesar yang mengguncang pulau Flores setelah tragedi gempa tsunami pada tahun 1992 silam.
Getaran gempa terjadi beberapa kali setelah gempa utama yang memaksa warga takut masuk ke dalam rumah.
Sejauh ini jumlah korban jiwa akibat gempa tercatat mencapai 45 orang ratusan rumah dilaporkan rusak parah dan lebih dari 2000 jiwa melakukan pengungsian mandiri ke lokasi yang lebih aman.
Perhatian: Laporan ini masih akan terus kami perbaharui Jika anda merasa terdampak segera hubungi otoritas terkait untuk evakuasi dan pertolongan.





