Rokok dan Alkohol Bunuh Impianku - Congkasae.com

News Update

06 April, 2020

Rokok dan Alkohol Bunuh Impianku


***Oleh Marselino Ando***
Nama saya Joni. Saya berasal dari salah satu kampung penghasil moke di Kabupaten Manggarai Timur. Saya anak bungsu dari ketiga bersaudara. Bapak saya seorang penyuling dan penjual moke terpercaya, sedangkan ibu saya sudah lama menghadap sang khalik.

Kedua kakak saya bisa dibilang cukup sukses karena mereka sudah memiliki pekerjaan tetap untuk menyokong kehidupan mereka dari segi finansial.

Kakak yang pertama sudah 5 tahun menjadi TNI dan kakak yang kedua sudah 4 tahun menjadi guru yang berstatus PNS. Semua cita-cita dan impian mereka tercapai karena berkat usaha Bapak.

Hebat Bapak saya ya..., hanya dengan menjual moke saja bisa membiayai sekolah anaknya.

Sedangkan saya sendiri berstatus pelajar SMA kelas 3 di salah satu sekolah di Kabupaten Manggarai Timur. Dari aspek akademik, saya termasuk salah satu siswa yang berprestasi dan disiplin.

Banyak teman-teman dan guru-guru yang mensuport saya untuk tes TNI karena melihat dari prestasi akademik dan tubuh saya yang tinggi dan berotot. Ya...., memang itu cita-cita dan impian saya sejak kecil. Motivasi saya semakin bertambah ketika melihat kakak lolos TNI.

Mengenai pergaulan, saya tidak memilah-milah teman. Saya bergaul dengan siapa saja, bahakan dengan perokok dan peminum aktif sekalipun.

Mungkin karena lingkungan pergaulan ini, saya tidak mampu mengendalikan diri dan mencoba untuk merokok dan minum alkohol.

Ya....., sebetulnya Bapak sudah berkali-kali menasihati saya untuk menjauhi kebiasaan buruk yang nantinya bisa berujung pada kekecewaan. Hanya saja saya sering berdalih kalau saya hanya sekedar coba-coba saja.

Dari sekedar mencoba-coba, kini saya menjadi kecanduan rokok dan alkohol. Saya tidak mampu menghilangkan kebiasaan buruk ini. Tubuh saya yang dulu kekar, kini semakin kurus dan keropos. Begitu juga prestasi akademik saya semakin menurun.

Satu minggu menjelang pendaftaran tes TNI, saya jatuh sakit dan menurut dokter yang merawat saya, itu diakibatkan oleh racun alkohol dan rokok yang sudah bersarang dalam tubuh saya.

Akhirnya saya batal tes TNI dan hanya menyisahkan kekecewaan serta luka batin yang mendalam. Pada keheningan malam, tanpa sadar air mata kekecewaan membasahi kasur tidur saya.

Coba saja waktu itu saya mengikuti nasihat Bapak , mungkin situasinya tidak seperti sekarang.

Penulis merupakan alumnus UKAW Kupang saat ini menetap di Manggarai Timur.

No comments:

Post a Comment