- -->
  • Jelajahi

    Copyright © Congkasae.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Ratusan Hektar Jagung di Matim Terancam Gagal Panen Akibat Kemarau Panjang

    congkasae.com | Editor: Antonius Rahu
    31 Januari, 2024, 10:19 WIB Last Updated 2024-01-31T03:25:42Z
    Post ADS 1
    Post ADS 1

     

    Ratusan Hektar Jagung di Matim Terancam Gagal Panen Akibat Kemarau Panjang

    [Congkasae.com/Kereba] Para petani jagung di wilayah kabupaten Manggarai Timur, Flores, NTT terancam gagal panen sebagai akibat dari musim kemarau yang berkepanjangan.


    Hal tersebut terjadi di beberapa wilayah kecamatan Borong, dan sebagaian Kota Komba hingga Rana Mese dimana hampir tak pernah turun hujan dalam satu bulan terakhir ini.


    Lukas Dembot, salah seorang petani jagung asal Borong mengatakan jagung miliknya yang sudah hampir berbunga bahkan mengering dan mati akibat tak ada hujan.


    "Kita coba akalin pakai siram namun itu pun tidak selamat karena air susah kalau beli di mobil tengki mahal,"katanya Rabu (31/1) pagi.


    Ia mengatakan hanya berpasrah melihat kondisi jagung miliknya yang sudah kering padahal ia sudah mengeluarkan modal untuk biaya kerja yang cukup banyak.


    "Apalagi saya kemarin pakai dana kredit di koperasi, sekarang jagungnya mati seperti ini saya bingung bagaimana mengembalikan dana itu,"katanya.


    Pantauan media ini tanaman jagung seluas hampir 3 hektar milik Lukas mengering akibat kemarau panjang.


    Di tengah kondisi cuaca yang ekstrim seperti ini para petani di beberapa desa di wilayah kota komba utara juga mengalami gagal tanam lantaran hujan yang tak kunjung turun.


    "Biasanya bulan Januari seperti ini tanaman padi di sawah sudah disirami pupuk tahun ini malah belum mulai bajak karena tidak ada air,"kata salah seorang petani sawah di desa Rana Mbeling.


    Ia merasa khawatir akan terjadinya bencana kelaparan akibat kelangkaan beras tahun ini,"Karena kami yang punya sawah tada hujan ini tidak bisa tanam padi,"imbuhnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Viral