Tabrakan hebat antara mobil pikup yang mengangkut galon kosong dengan mobil minibus Xpander terjadi di ruas jalan Marombok yang mengakibatkan 8 orang terluka termasuk anak-anak.
[Congkasae.com/Kereba] Sedikitnya 8 orang terluka setelah kendaraan minibus Mitsubishi Xpander dan Pikup bertabrakan di jalan Trans Flores, desa Golo Bilas, kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Minggu 26 Juli 2026 sore.
Kasatlantas Polres Manggarai Barat AKP I Made Supharta Purnama membenarkan peristiwa itu dengan mengatakan bahwa kejadian tersebut telah ditangani oleh polisi.
"Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas di jalur Marombok, Desa Golo Bilas,"kata Made Supharta Senin 27 Juli 2026.
Ia mengatakan tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dimana 8 orang mengalami luka ringan dan saat ini telah menjalani perawatan di RSUD Komodo.
"Kedua kendaraan yang bertabrakan juga sudah kita amankan di mapolres Manggarai Barat,"katanya.
Ia menjelaskan berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal serta keterangan para saksi, insiden bermula saat mobil Pikap warna putih bernomor polisi F 8213 BA yang dikemudikan oleh Stanislaus Dapa (22) melaju dari arah Labuan Bajo menuju Marombok.
"Mobil bak terbuka tersebut mengangkut 51 buah galon kosong serta dua orang penumpang,"tambahnya.
Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi Pikap mencoba mendahului kendaraan lain di depannya dengan kecepatan tinggi.
Namun, saat berupaya kembali ke lajur kiri, pengemudi diduga hilang konsentrasi dan mengalami kendala teknis pada sistem kemudi yang mendadak terasa berat.
Akibatnya, mobil Pikap melebar ke sebelah kanan dan langsung bersenggolan keras dengan mobil Mitsubishi Xpander warna putih bernomor polisi EB 1126 GB yang dikemudikan oleh Aan Suwirahandi (34).
Ia menjelaskan kendaraan Xpander tersebut datang dari arah berlawanan (Marombok menuju Labuan Bajo) dengan membawa enam orang penumpang, termasuk anak-anak.
"Pengemudi Pikap diduga kurang berhati-hati dan melaju dalam kecepatan tinggi saat mendahului tanpa memperhitungkan ruang aman. Di saat yang sama, timbul kendala teknis pada setir kemudi sehingga mobil mengambil lajur kanan dan menabrak Xpander dari arah berlawanan," terang AKP Parta.
Benturan keras tak terhindarkan hingga menyebabkan mobil Pikap terbalik dan kerusakan fisik yang cukup parah pada bagian depan kedua kendaraan.
Dari total sembilan orang yang berada di dalam kedua kendaraan, delapan di antaranya mengalami luka ringan (LR) dan satu orang mengalami patah tulang akibat kerasnya benturan kedua kendaraan.
"Pengemudi Mitsubishi Xpander, Aan Suwirahandi (34), warga Desa Nangalili, Kecamatan Lembor Selatan, mengalami patah tulang,"katanya.
BACA JUGA
Promosikan Budaya Manggarai, IKAMADA Gelar Pentas Tarian Caci di Jakarta





