- -->
  • Jelajahi

    Copyright © Congkasae.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Promosikan Budaya Manggarai, IKAMADA Gelar Pentas Tarian Caci di Jakarta

    Penulis: Antonius Rahu | Editor:Tim Redaksi
    27 Juli, 2026, 12:48 WIB Last Updated 2026-07-27T05:52:44Z
    Post ADS 1
    Post ADS 1
    Promosikan Budaya Manggarai, IKAMADA Gelar Pentas Tarian Caci di Jakarta

    IKAMADA bakal menggelar pentas tarian caci sebagai bagian dari upaya untuk mempromosikan budaya Manggarai di Jakarta termasuk mengingatkan para perantau untuk senantiasa menjaga dan melestarikan budaya Manggarai dimanapun berada.

     [Congkasae.com/Kereba] Dalam upaya memperkenalkan tarian khas Manggarai kepada masyarakat umum, Ikatan Keluarga Manggarai Jabodetabek (IKAMADA) akan menggelar pentas tarian caci, Danding, Sanda, Mbata dan Rangkuk Alu di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.


    Ketua umum IKAMADA Rikard Bagun mengatakan pentas tarian tradisional asal Manggarai ini menurut rencana akan digelar pada Minggu 2 Agustus 2026  yang berlangsung sehari penuh.


    "Pentas menampilkan berbagai tarian dan musik tradisional dengan tujuan melestarikan serta mempromosikan warisan budaya Manggarai," kata Rikard Bagun kepada tribundepok, Senin 27/7/2026.


    Menurut Rikard, selain mempromosikan budaya lokal Manggarai di Jakarta, pentas budaya Caci ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sesama perantau yang ada di Jakarta.


    Pentas tarian caci kali ini akan mengusung tema besar "Reko Beo Tanah Kuni Agu Kalo" yang bermakna mencintai dan merawat nilai-nilai budaya sebagai fondasi spiritualitas kehidupan.


    Gaudens Wodar, ketua penanggung jawab pentas tarian caci kali ini mengatakan tema perayaan ini mengharuskan para perantau asal Manggarai untuk senantiasa menjaga, merawat nilai-nilai budaya dimanapun kita berada sebagai warisan leluhur yang harus dilestarikan.


    "Ungkapan ini mengingatkan setiap orang Manggarai agar tidak lupa neka hemong Kuni agu kalo tanah Manggarai sebagai identitas dan asal-usulnya, meski sedang merantau jauh,” ujar Gaudens.


    BACA JUGA

    Bupati Manggarai dan Bupati Badung Bangun Sinergitas Demi Warga Manggarai di Bali


    Miris, Wisman Tiongkok yang Tenggelam di Labuan Bajo Hanya Dipandu Siswa SMK yang Masih PKL

    Komentar

    Tampilkan

    Bersama Menjaga Warisan Kita

    Dukung Congkasae agar terus hidup dan tumbuh sebagai suara budaya Manggarai.

    Kenapa Kami Butuh Dukungan?

    Congkasae.com hidup dari semangat dan cinta pada budaya. Tapi kami juga perlu dana untuk membayar penulis lokal, mengembangkan situs, dan mendokumentasikan cerita-cerita budaya kita.

    Donasi Sekali atau Rutin

    Atau transfer langsung:

    • BRI 472001001453537 (a.n. Congkasae)
    QRIS

    Pasang Iklan atau Kerja Sama

    Kami membuka kerja sama dengan UMKM, NGO, sekolah, atau pemerintah daerah untuk iklan, pelatihan, dan proyek kolaboratif.

    Kontak Kami Langsung

    Kata Mereka

    "Saya senang bisa mendukung media yang memperjuangkan akar budaya Manggarai." – Julius, diaspora di Jakarta
    "Congkasae adalah media yang dekat dengan hati kami di Manggarai." – Frans, guru di Ruteng