Siapa Sosok Wisatawan Pengguna Helikopter ke Wae Rebo? - Congkasae.com

News Update

close
MAU CETAK UNDANGAN UNTUK PERNIKAHAN ANDA?
Kami hadir di RUTENG memberikan pelayanan terbaik, Hubungi kami di 082 342 994 060

29 Desember, 2020

Siapa Sosok Wisatawan Pengguna Helikopter ke Wae Rebo?

 

Para penduduk kampung Wae Rebo berpose bersama ketika helikopter milik BNPB Melakukan pendaratan perdana


 [Congkasae.com/Travel] Publik di Manggarai Raya sepanjang Selasa (29/12) siang dihebohkan dengan video yang beredar di jejaring sosial facebook.


Dalam rekaman video itu terlihat sebuah helikopter sedang melakukan pendaratan di helipad yang berada tak jauh dari kampung tradisional Wae Rebo.


Helikopter tersebut rupanya mengangkut kelompok wisatawan yang hendak berkunjung ke obyek wisata Wae Rebo.


Kendati demikian siapa sosok yang menggunakan helikopter itu, hingga kini masih jadi tanda tanya. Beberapa media hanya memperoleh sedikit informasi yang menyebutkan jika identitas rombongan wisatawan yang menggunakan helikopter itu enggan diketahui publik.


Penggunaan helikopter sebagai sarana transportasi oleh wisatawan menuju obyek wisata Wae Rebo merupakan yang pertama dalam sejarah.


Sebelumnya helipad memang sudah selesai dibangun oleh pemerintah bersama Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo (BOP LBF) dengan maksud untuk jalur evakuasi wisatawan dari kampung tradisional Wae Rebo.


Heli pad itu berlokasi tak jauh dari kampung tradisional Wae Rebo, hingga kini otoritas pemerintah setempat belum memberikan keterangan apapun terkait sosok wisatawan yang menggunakan helikopter ke Wae Rebo yang viral di media sosial itu.


Ditentang Pemandu Wisata

Penggunaan helikopter ke obyek wisata Wae Rebo ditentang para pelaku wisata, salah satunya datang dari pemandu wisata ke Wae Rebo.


Blasius yang mengaku telah bertahun-tahun menjadi pemandu wisata ke kampung tradisional Wae Rebo memrotes keras insiden penggunaan helikopter ke obyek wisata kelas dunia itu.


Blasius mengutarakan kekecewaannya usai melihat rekaman video yang beredar luas di jejaring sosial facebook.


" Ini sangat disayangkan sekali, jika semua wisatawan menggunakan helikopter seperti ini nanti kami yang pemandu wisata bisa mati kelaparan akibat tidak dapat tamu,"kata Blasius kepada Congkasae.com Selasa malam.


Ia mengaku sempat mengalami penurunan pendapatan akibat wabah virus Corona semenjak Februari tahun 2020.


Untuk itu pemandu wisata ke obyek wisata Wae Rebo ini meminta pemerintah untuk tidak mengulangi kejadian serupa yang disebutnya bisa celaka akibat kekosongan tamu.

Penulis: Tonny

Tidak ada komentar:

Posting Komentar