Pemilik Usaha di Manggarai Diminta Rutin Adakan Test Rapid Bagi Karyawan - Congkasae.com

News Update

close
MAU CETAK UNDANGAN UNTUK PERNIKAHAN ANDA?
Kami hadir di RUTENG memberikan pelayanan terbaik, Hubungi kami di 082 342 994 060

23 Februari, 2021

Pemilik Usaha di Manggarai Diminta Rutin Adakan Test Rapid Bagi Karyawan

Jubir satgas Covid Manggarai Lodi Moa/Foto Viva


Lodi Moa juga meminta seluruh pemilik toko di wilayah Manggarai untuk rutin melakukan pemeriksaan rapid test antigen kepada karyawannya. 

[Congkasae.com/Kereba] Sedikitnya 25 orang karyawan yang bekerja pada toko Karya Ruteng dikabarkan positif Covid-19.


Hal itu disampaikan juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona kabupaten Manggarai Lodovikus Moa.


Menurut Moa 25 orang yang dilaporkan terpapar covid-19 itu berasal dari tiga tempat usaha berbeda yakni Toko Karya,  CV Panca Abadi Nusantara dan CV Indomukti. 


"Kasus ini bermula saat sejumlah karyawan yang bekerja di tiga unit usaha itu tidak masuk kerja karena sakit, "kata Lodovikus Moa Selasa (23/2) di Ruteng. 


Juru bicara gugus tugas Covid-19 itu menambahkan kekhawatiran pemilik usaha semakin bertambah ketika jumlah karyawan yang sakit semakin bertambah dengan riwayat sakit yang hampir sama seperti batuk, pilek, flu, dan demam. 


Karena curiga dengan kondisi itu,  kata Moa, pemilik usaha lantas mengadakan rapid test antigen kepada 36 orang karyawan di tiga unit usahanya itu. 


"Dari hasil test rapid itu 25 orang dinyatakan positif Covid-19,"tambah Moa. 


Ia mengatakan adapun perlakuan terhadap 25 orang karyawan yang dinyatakan positif rapid test antigen itu diperbolehkan melakukan karantina mandiri di rumah selama 14 hari ke depan hingga dinyatakan sembuh baru bisa bekerja kembali. 


"Satgas Covid-19 masih melakukan penelusuran terkait sumber awal covid di tiga tempat usaha itu, "ujar Moa. 


Ia mengatakan pihak satgas Covid-19 akan menyemprotkan disinfektan untuk tiga tempat usaha dimaksud termasuk meminta pemilik usaha agar menutup usahanya selama sepekan ke depan. 


Lodi Moa juga meminta seluruh pemilik toko di wilayah Manggarai untuk rutin melakukan pemeriksaan rapid test antigen kepada karyawannya. 


"Baik yang bekerja di toko tempat usaha maupun di rumah kediaman pemilik, "pinta Moa.


Sebelumnya 25 orang penghuni asrama SMAK St Klaus Kuwu juga dilaporkan terpapar corona. 


Institusi pendidikan menengah itu terpaksa memulangkan siswa siswi yang negatif menyusul 25 orang siswanya positif covid-19.


Penulis: Tonny


BACA JUGA

Puluhan Hektare Hutan TWA Ruteng Rusak Akibat Disulap Jadi Kebun Kopi


Selain Kebun Kopi,  Hutan TWA Ruteng Juga Marak Ilegal Logging


BKSDA Diminta Tindak Tegas Perambah Hutan TWA Ruteng



Tidak ada komentar:

Posting Komentar