Mobil Dinas Milik Dinkes Matim Dipakai ke Kebun, Sementara Warga Harus Sewa Pikup Jika Berobat - Congkasae.com

News Update

close
MAU CETAK UNDANGAN UNTUK PERNIKAHAN ANDA?
Kami hadir di RUTENG memberikan pelayanan terbaik, Hubungi kami di 082 342 994 060

14 Maret, 2021

Mobil Dinas Milik Dinkes Matim Dipakai ke Kebun, Sementara Warga Harus Sewa Pikup Jika Berobat




Ada di kebun untuk petik sayur saja,” tambah kepala dinas kesehatan Manggarai Timur dr Surip

[Congkasae.com/Kereba] Warga Wae Reca, Desa Nanga Labang, kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur dikagetkan dengan temuan mobil dinas berplat merah yang terparkir dalam kawasan kebun pada Sabtu (13/3) kemarin.


Temuan mobil Dinas yang terparkir di luar jam kantor itu ternyata milik Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur.


Mobil ambulans berplat merah itu tampak terparkir dalam radius 300 meter dari jalan utama menuju kampung Mondo, desa Bangka Kantar tepat di tengah kebun . 


Ketika ditemukan mobil dinas itu tampak kosong sang pengguna kendaraan dinas itu diduga tengah berkebun. 


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur dr Surip Tintin membenarkan jika mobil bernomor polisi EB 901 W itu adalah mobil operasional milik dinas Kesehatan Manggarai Timur.


“Itu mobil bekas ambulance yang kami sudah perbaiki menjadi mobil operasional Dinas Kesehatan,"kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur dr Surip Tintin. 


dr Surip menjelaskan perihal keberadaan mobil milik pemerintah kabupaten Manggarai Timur itu yang di luar jam kerja apalagi di tengah kebun. 


"Ada di kebun untuk petik sayur saja,” tambah kepala dinas kesehatan Manggarai Timur dr Surip. 


Menanggapi hal itu,  Agus salah seorang warga Manggarai Timur mengaku kesal dengan prilaku oknum yang menggunakan kendaraan dinas di luar jam operasional.


"Apalagi ini mobil dinkes (Dinas Kesehatan) yang mana sangat diperluhkan sekali untuk kebutuhan pasien, "ujar pria ini. 


Menurutnya di beberapa desa di Manggarai Timur warga kerap kewalahan ketika hendak menghantar pasien berobat akibat ketiadaan kendaraan ambulance. 


"Baru bulan lalu kami pergi berobat anggota keluarga ke Ruteng, kami harus sewa mobil pikup dengan harga mahal,  sementara mobil dinas dipakai untuk kepentingan pribadi ini tidak adil saja, "tambahnya. 


Ia meminta bupati Manggarai Timur harus tegas dalam mengawasi penggunaan mobil dinas agar tidak digunakan untuk kepentingan pribadi oknum Aparatur Sipil Negara. 


"Bupati  harus tegas dalam hal ini, "pintanya. 


Penulis: Tonny Rahu


Tidak ada komentar:

Posting Komentar