Wakili Bali di PON Papua, Walter Tamat Ternyata Warga Gunung Baru Matim - Congkasae.com

News Update

 





close
MAU CETAK UNDANGAN, Cetak FOTO, UNTUK PERNIKAHAN ANDA?
Ke TONY PRINTING saja, Hubungi kami di 082 342 994 060

12 Okt 2021

Wakili Bali di PON Papua, Walter Tamat Ternyata Warga Gunung Baru Matim

 

Walter Tamat Atlet Kempo Pemprov Bali
"PON Papua ini kali ketiga saya dipercaya pemprov Bali,"kata Walter.

[Congkasae.com/Lejong] Pekan Olahraga Nasional (PON) yang diselenggarakan di Papua tahun ini rupanya menyedot perhatian publik.


Selain diselenggarakan di ufuk timur Indonesia PON kali ini juga dilaksanakan menyusul pandemi Covid-19 dimana kondisi perekonomian sedang babak belur akibat pandemi selama hampir dua tahun terakhir.


Masing-masing provinsi berlomba-lomba mengirimkan atlet terbaik mereka dalam upaya menyabet medali dalam setiap Cabang Olahraga.


Provinsi Bali menugaskan Walter Tamat, pria kelahiran kampung Lereng Desa Gunung Baru, Kecamatan Kota Komba Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, NTT dalam PON Papua tahun ini.


Walter ditugaskan pemprov Bali untuk cabang olahraga Kempo, salah satu Cabang Olahraga yang kerap meraih medali dalam gelaran PON provinsi Bali.


Bagaimana ceritanya Walter bisa diutus Pemprov Bali? 



Dalam obrolan dengan Congkasae.com Walter mengisahkan perjalanannya hingga mendapatkan kepercayaan pemprov Bali dalam Pekan Olahraga Nasional dan Kejuaraan Nasional.


Walter mengatakan jika ia telah menekuni Cabang Olahraga Kempo ini semenjak duduk di bangku SMIP Sadar Wisata Ruteng.


"Dulu aktif di kempo sejak sekolah di SMIP Sadar Wisata Ruteng,"katanya ketika dihubungi Congkasae.com Selasa petang.



Semenjak lulus dari SMIP Sadar Wisata Walter mengadu nasib ke Denpasar Bali, di Bali ia juga aktif dalam komunitas bela diri Kempo.


Berkat keuletannya Walter lantas dipercayai pemprov Bali dalam PON tahun 2012, sementara untuk Kejuaraan Nasional dan Kejuaraan Daerah ia mengaku sering menyabet piagam dalam cabang olahraga yang sama.


"PON Papua ini kali ketiga saya dipercaya pemprov Bali,"kata Walter.


Ia mengatakan kunci utama kesuksesan adalah tekun dan konsisten dengan jalan yang kita pilih termasuk menjadi atlet Kempo.


"Kalau Kejurnas dan Kejurda saya sering bawa pulang medali emas,"tambah Walter.


Atlet NTT Saingan Berat Bali



Meski membawa nama provinsi Bali namun Walter mengatakan darah NTT yang mengalir dalam nadinya masih sangat kental.


Ia mengatakan sering bertarung dengan atlet NTT yang ia sebut menjadi saingan terberatnya,"kita sering ketemu, dalam ajang seperti PON,"kata Walter.


Kendati demikian Walter mengatakan dalam arena harus profesional, sportif dan bersaing secara sehat, saling mengakui keunggulan masing-masing. 


"Selepas dari arena tanding kami tetap menunjukan rasa persaudaraan yang tinggi,"tambahnya.


Penulis: Tonny



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Uskup Ruteng Positif Covid