- -->
  • Jelajahi

    Copyright © Congkasae.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Api Menyambar Bensin Picu Kebakaran Lapak Sayur di Wae Buka Ruteng

    Penulis: Antonius Rahu | Editor:Tim Redaksi
    21 Mei, 2026, 10:51 WIB Last Updated 2026-05-21T04:02:21Z
    Post ADS 1
    Post ADS 1


    Api diduga menyambar jeriken bensin yang memicu kebakaran lapak sayur di Ruteng akibatnya Melania Ganung seorang penjual sayur meninggal dunia.

    [Congkasae.com/Kereba] Kobaran api melalap bangunan bengkel sepeda Motor yang terletak di Wae Buka Kelurahan Satar Tacik, kecamatan Langke Rembong Kabupaten Manggarai.


    Kejadian tersebut terjadi pada Kamis 21 Mei 2026 pagi ketika bengkel sepeda motor tersebut masih belum beroperasi.


    Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah membenarkan kabar tersebut dengan mengatakan tim dari kepolisian telah dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.


    "Kejadian sekitar pukul 8:00 Wita terjadi kebakaran lapak sayur dan bengkel sepeda motor Wae Buka,"kata Levi Kamis 21 Mei 2026 pagi.


    Meski demikian ia mengaku belum dapat memberikan keterangan lebih jauh perihal kebakaran tersebut lantaran masih melakukan penyelidikan.


    Di sisi lain foto-foto yang memperlihatkan kobaran api yang melalap sebuah bangunan di pinggir jalan viral di media sosial facebook.


    Selain itu beberapa aparat kepolisian yang mengangkut sebuah kantung jenazah dari dalam sebuah lapak juga tampak beredar luas di facebook.



    Berdasarkan informasi yang dihimpun media menyebutkan kebakaran itu mengakibatkan satu orang meninggal dunia.


    Elisabet Jedau seorang saksi mata ketika peristiwa kebakaran terjadi mengatakan kepada Vivantt bahwa kebakaran itu mengakibatkan seorang penjual sayur meninggal di lokasi kejadian.


    Ia mengatakan Melania Ganung (60) dikonfirmasi meninggal dunia akibat luka bakar di sekujur tubuhnya.


    Melania Ganung merupakan seorang penjual sayur dimana lapaknya berada di sebelah bangunan bengkel.


    Menurut Elisabet, peristiwa bermula dari Korban yang hendak memanaskan sayur untuk sarapan pagi di lapaknya sendiri.


    "Kompor berdekatan dengan jeriken bensin yang dijual di lapak itu,"kata Esiabet.


    Ia mendengarkan teriakan minta tolong dari korban ketika kobaran api sudah membesar yang mengakibatkan saksi mata tak dapat menolong korban.


    Api pun kian membesar dan melalap bangunan bengkel tersebut.


    Saat ini jenazah korban telah diangkut dari lokasi kejadian.


    Sementara lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi.


    Baca Juga

    Di Ruteng Nenek Agatha Lilus dituntut anaknya sendiri


    Crossway Wae Musur Ambruk Lagi Pemda Matim dinilai setenga hati

    Komentar

    Tampilkan

    Bersama Menjaga Warisan Kita

    Dukung Congkasae agar terus hidup dan tumbuh sebagai suara budaya Manggarai.

    Kenapa Kami Butuh Dukungan?

    Congkasae.com hidup dari semangat dan cinta pada budaya. Tapi kami juga perlu dana untuk membayar penulis lokal, mengembangkan situs, dan mendokumentasikan cerita-cerita budaya kita.

    Donasi Sekali atau Rutin

    Atau transfer langsung:

    • BRI 472001001453537 (a.n. Congkasae)
    QRIS

    Pasang Iklan atau Kerja Sama

    Kami membuka kerja sama dengan UMKM, NGO, sekolah, atau pemerintah daerah untuk iklan, pelatihan, dan proyek kolaboratif.

    Kontak Kami Langsung

    Kata Mereka

    "Saya senang bisa mendukung media yang memperjuangkan akar budaya Manggarai." – Julius, diaspora di Jakarta
    "Congkasae adalah media yang dekat dengan hati kami di Manggarai." – Frans, guru di Ruteng