Mengintip Utusan Flobamora Bali dalam Pembukaan Pesta Kesenian Bali 2018 - Congkasae.com

Hoos ata werud

24 June, 2018

Mengintip Utusan Flobamora Bali dalam Pembukaan Pesta Kesenian Bali 2018


[Congkasae.com/Sipi-Sopok] Pesta Kesenian Bali merupakan salah satu festival tahunan yang menyedot perhatian publik di Bali maupun di kanca Nasional.

Ajang tahunan yang digelar oleh pemerintah Provinsi Bali ini seringkali menjadi moment untuk mempromosikan sektor pariwisata dari beberapa daerah di Indonesia.

Selain itu, Pesta Kesenian Bali atau yang sering disebut PKB juga menjadi ajang untuk mempromosikan kekayaan budaya dan tradisi dari masing-masing provinsi di Indonesia, melalui parade budaya.

Pulau Bali yang menjadi pintu gerbang Negara Indonesia bagi dunia internasional rupanya menjadikan ajang PKB ini menjadi makin seksi. Beberapa provinsi lantas berlomba-lomba mengirimkan utusannya dalam memeriahkan PKB, sekaligus mempromosikan budaya dan sektor pariwisatanya ke kancah Internasional.

Salah satu provinsi yang sering mengutus perwakilannya dalam ajang PKB adalah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Melalui kelompok diaspora NTT yang ada di Bali yang disebut Flobamora Bali.

Untuk pembukaan PKB tahun 2018 ini, Flobamora Bali bahkan mengutus anggotanya sebanyak 148 orang dalam parade pembukaan PKB yang dibuka secara resmi oleh presiden Joko Widodo itu.

Utusan Flobamora kali ini tampil mengenakan pakayan adat dari masing-masing kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kehadiran utusan Flobamora Bali yang merepresentasikan provinsi NTT dalam PKB kali ini menyedot perhatian penonton.

Pasalnya, provinsi NTT  selama ini dikenal sebagai provinsi kepulauan dengan beragam motif songketnya. Melalui ajang PKB ini, warga NTT yang berdiaspora di Bali ikut ambil bagian dalam mempromosikan tenun ikat yang ada di provinsi tersebut ke kancah internasional.

Hal ini tentu saja tidak terlepas dari peran serta warga NTT yang tergabung dalam Flobamora Bali. Peran Flobamora Bali yang dinahkodahi oleh tiga tokoh utama yakni Yusdi Diaz, Ardy Ganggas dan Fredrick Billy ini terbilang sangat penting dalam mempromosikan  wisata budaya dan wisata alam di provinsi kepulauan itu.

Terbukti warga Flobamora Bali selalu ikut berpartisipasi dalam setiap perhelatan yang diselenggarakan oleh pemerintah Provinsi Bali. Salah satunya selalu ikut terlibat dalam memeriahkan Pesta Kesenian Bali yang diselenggarakan setiap bulan Juni.

Warga NTT yang berdomisili di Bali memang sudah sepantasnya menjadi corong yang menyuarakan dan mengkampanyekan keindahan alam dan keragaman budaya di bumi Flobamora.

Sehingga semakin banyak wisatawan yang mengunjungi NTT, yang berdampak pada kemajuan perekonomian masyarakat di wilayah tersebut.

Penulis merupakan pemerhati budaya saat ini menetap di Denpasar

No comments:

Post a Comment