[Puisi] Pengabdi di Kaki Eputobi - Congkasae.com

Hoos ata werud

11 September, 2018

[Puisi] Pengabdi di Kaki Eputobi

Ilustrasi

***Oleh Agus Thuru***

Di kaki gunung Eputobi
Engkau seperti menghitung waktu
Ketika  berjengkal tanah telah dilalui
Dan engkau melukis telapak  perjalanan
Dari San Dominggo  engkau lahir
Dan kembali setelah  ibu rahim
Mengharuskan engkau  memupuk benih
Untuk pengganti bila saatmu harus pergi

Tapak kakimu  membekas di tanah Tuka
Tersimpan di debu kering Palasari
Terselip di lumut tua Gereja Kepundung
Tertera di seputaran  Matraman
Dan pengabdian mengharuskan kembali
Menyelesaikan lukisan kehidupanmu
Di antara harum semerbak Kopi Arabika
Pada dinding Eputobi menyapamu
Dengan asap dan bara  menyejukkan

Telah berapa lama engkau di sini?
Di rumah San Dominggo
Menyaksikan mereka datang
Lalu pergi setelah waktunya
Ada yang kembali  untuk menengok
Dan ada yang pergi tak kembali lagi
Sedangkan engkau penunggu setia
Menghitung  detak  nafas hidup
Sampai pulang bila saat tiba

Pengabdianmu tak sia-sia
Seribu anak panah yang melesat
Meninggalkan engkau pada busurnya
Membawa namamu di pesiarahannya
Mereka mengenangmu  dalam doa
Meski mungkin ada yang melupakanmu
Tetapi engkau tetap bersahaja
Pada hari-harimu yang semakin senja
Terima kasih Pater untuk penyerahanmu

Hokeng, 9 September 2018
Kepada: Pater Paulus Boli Lamak
Agus Thuru
Agus Thuru adalah Wartawan senior kelahiran Ngada Flores, NTT saat ini menetap di Denpasar Bali

No comments:

Post a Comment