Valens Victoria Tari, Perempuan yang Sukses Pimpin OMK St Yoseph Kisol - Congkasae.com

Hoos ata werud

16 February, 2020

Valens Victoria Tari, Perempuan yang Sukses Pimpin OMK St Yoseph Kisol

Valens Victoria Tari ketua OMK St Yoseph Kisol Foto Congkasae.com/Marselino Ando


[Congkasae.com/Lejong] Pemimpin adalah individu atau seseorang yang mempunyai kecakapan atau kelebihan dalam suatu bidang.

Karenanya menjadi seorang pemimpin tidaklah mudah, pasalnya seorang  pemimpin harus bisa menjadi panutan bagi orang lain, bisa mempengaruhi banyak orang, serta mampu memimpin orang  lain dalam suatu organisasi.

Itulah pandangan Valens Victoria Tari, gadis cantik kelahiran Kisol, kelurahan Tanah Rata, Kecamatan Kota Komba kabupaten Manggarai Timur ini baru baru ini mendapatkan tugas khusus di lingkungan gereja Paroki St Yoseph Kisol.

Tepatnya pada 2018 lalu, gadis berparas ayu ini ditunjuk sebagai ketua OMK (Orang Mudah Katolik) sebuah organisasi gereja Katolik yang menjadi wadah berkumpulnya anak mudah Katolik.

Kepada Congkasae.com Marselino Ando, Valens Victoria Tari yang akrab dipanggil Helny ini mengatakan bahwa kunci utama kepemimpinannya selama ini ada pada gaya kepemimpinan demokratis.

“Setiap anggota organisasi diberikan kebebasan dalam mengutarakan pendapat, ide atapun gagasan, setiap pemimpin tentunya memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya,”katanya dalam wawancara khusus dengan Congkasae.com belum lama ini di Kisol.

Menurut dia, setelah resmi terpilih menjadi ketua OMK paroki santo Yoseph Kisol pada bulan November tahun 2018 lalu, pihaknya lebih menerapkan gaya kepemimpinan dengan mengedepankan kebebasan dalam mengutarakan pendapat, dan gagasan.

Helny menilai gaya kepemimpinan seperti itulah yang sesuai dengan mental dan psikologi kaum muda di Kisol.

 Hal tersebut dapat dibuktikan dengan banyaknya jumlah anggota baru OMK St Yoseph Kisol di masa awal kepemimpinan Helny.

" Rupanya gaya kepemimpinan seperti ini yang sesuai dengan psikologi pemuda pemudi di Kisol, serta mampu membuka cakrawala teman-teman untuk berpikir. Ya... puji Tuhan, pada awal kepemimpinan saya anggota OMK mencapai 100 orang,”tutur Helny yang baru berusia 28 tahun ini.
Anggota OMK St Yoseph Kisol ketika mengikuti parade Budaya/ Foto Congkasae.com/Marselino Ando

Layaknya organisasi-organisasi kebanyakan, ketua OMK Paroki St Yoseph Kisol ini bersama teman-teman pengurus OMK lainnya cukup sibuk mengatur jadwal pertemuan untuk membahas program-program yang hendak dijalankan.

"Kami mengadakan pertemuan mingguan bersama pengurus dan anggota. Pertemuan ini sudah terjadwal dalam kalenderium kerja OMK paroki santo Yoseph Kisol,”tambahnya.

Helny juga berujar sepanjang tahun 2019 lalu, pihaknya telah mengadakan banyak kegiatan gereja diantaranya  malam kesenian, temu akrab OMK se-paroki St Yoseph Kisol.

“ dan kegiatan OMK gugus Kota Komba yang meliputi lima paroki dihadiri 300 peserta yang berlangsung selama dua hari di Kisol," ucap Helny.

Menurut Helny, kegiatan ini diadakan untuk membina keakraban serta selalu menjaga tali silaturahmi yang baik.

Ia pun berharap pada tahun 2020 ini, pengurus dan anggota OMK semakin  kompak, mengingat  banyaknya kegiatan-kegiatan yang akan dijalankan pada tahun ini.

Penulis: Marselino Ando
Editor: Antonius Rahu

No comments:

Post a Comment