Selain Kebun Kopi Puluhan Hektare Hutan TWA Ruteng Juga Marak Ilegal Logging - Congkasae.com

News Update

close
MAU CETAK UNDANGAN UNTUK PERNIKAHAN ANDA?
Kami hadir di RUTENG memberikan pelayanan terbaik, Hubungi kami di 082 342 994 060

18 Februari, 2021

Selain Kebun Kopi Puluhan Hektare Hutan TWA Ruteng Juga Marak Ilegal Logging

Bekas roda kendaraan yang masuk ke dalam kawasan hutan TWA Ruteng diduga kendaraan itu mengangkut kayu gelondongan/Foto Antonius Rahu


Jadi mereka tebang itu pohon di dalam hutan sana, menggunakan parang bukan senso, lalu mereka angkut ke dekat jalan untuk diangkut pada malam hari, "tambah sumber itu. 

[Congkasae.com/kereba] Puluhan hektare Kawasan hutan Taman Wisata Alam (TWA)  Ruteng dilaporkan rusak akibat dirambah warga sekitar. 


Temuan Congkasae.com pada Rabu (17/2) kemarin tepat di hutan Bangga Rangga setelah pertigaan Dangka Mangkang media ini menemukan ada kebun warga yang dibangun di dalam kawasan hutan lindung milik negara itu. 


Untuk mengelabuhi petugas beberapa pohon ditebang sang perambah hutan untuk ditanami kopi.


Adapun luas kawasan hutan yang telah dirambah warga dapat ditaksir mencapai 30 hektare lebih. 


Temuan media ini juga pada beberapa titik sepanjang ruas jalan provinsi Ruteng - Mukun terdapat sisah kayu gelondongan yang belum sempat diangkut.


Sumber yang dapat dipercaya kepada Congkasae.com mengatakan modusnya warga menebang pohon-pohon kayu di kawasan hutan lindung itu lalu diangkut pada malam hari untuk mengelabuhi petugas patroli. 


"Jadi mereka tebang itu pohon di dalam hutan sana, menggunakan parang bukan senso, lalu mereka angkut ke dekat jalan untuk diangkut pada malam hari, "tambah sumber itu. 


Adapun kegunaan dari kayu gelondongan yang ditebang dalam hutan lindung itu digunakan untuk dijadikan balok atau papan untuk dijual. 


"Praktek ini sudah lama sekali terjadi,"katanya. 


Sebelumnya media ini sudah berusaha menghubungi kepala dinas Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) wilayah Ruteng Heri Suheri. 


Namun media ini gagal menemui sang kepala dinas KSDA Heri, karena sedang berada di luar kota. 


"Pak kadis sedang di Borong,"kata  salah seorang staff bagian umum kantor KSDA Ruteng Rabu kemarin. 


Permintaan wawancara yang disampaikan lewat ponsel pribadi kepala dinas KSDA itu juga tak ditanggapi Heri Suheri.


Penulis: Antonius Rahu


BACA JUGA

Puluhan Hektare Hutan TWA Ruteng Rusak Akibat Disulap Jadi Kebun Kopi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar