- -->
  • Jelajahi

    Copyright © Congkasae.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Klaster Pesta Jadi Donatur Terbesar Kasus Covid-19 di Manggarai

    01 Agustus, 2021, 01 Agustus WIB Last Updated 2021-08-02T05:20:47Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     

    Ilustrasi
    Dengan tingkat kematian mencapai 44 orang, " kata Lodi D.  Moa di Ruteng,  Minggu.

    [ Congkasae.com/Kereba] Bupati Manggarai Herybertus Geradus Laju Nabit memperpanjang masa PPKM di kabupaten itu hingga 8 Agustus pekan depan. 


    Keputusan tersebut diambil Hery setelah melihat adanya tren peningkatan kasus infeksi virus covid-19 di kabupaten Manggarai yang cendrung meningkat.


    Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan corona kabupaten Manggarai Lodovikus Moa mengatakan dalam kurun waktu 6 Juli hingga 1 Agustus 2021 saja jumlah orang yang reaktif test Antigen di kabupaten itu sudah mencapai 1.439 orang. 


    "Dengan tingkat kematian mencapai 44 orang, " kata Lodi D.  Moa di Ruteng,  Minggu.


    Selain tingkat kematian faktor lain hingga PPKM diperpanjang yakni terkait zona merah penyebaran kasus covid-19 di kabupaten itu. 


    Sebelumnya uskup Ruteng Mgr Siprianus Hormat yang sudah menerima vaksin dosis kedua terkonfirmasi positif covid-19.


    Kabar tentang uskup Ruteng yang terpapar corona itu mendapatkan tanggapan dari umat di wilayah dioses Ruteng. 


    Mayoritas umat katolik di keuskupan Ruteng mendoakan sang gembala yang baru ditahbis pada 19 Maret 2020 itu agar lekas sembuh.



    Di dalam kota Ruteng sendiri intensitas sirene mobil ambulance yang membawa pasien covid meningkat drastis dalam hampir sebulan terakhir. 


    Salah seorang warga yang tinggal di kelurahan Carep mengatakan kepada Congkasae.com bahwa ia kerap mendengarkan sirene mobil ambulnce pengangkut pasien covid beberapa pekan terakhir ini. 


    "Kebetulan rumah saya di jalur utama Trans Flores jadi kadang sehari itu 3 sampai 5 kali melihat mobil ambulance pembawa pasien covid yang melintas dengan bunyi sirene yang menggelegar, "ujar Arif seorang anak muda yang sempat ditemui Congkasae. Com  Minggu petang. 


    Kendati demikian Arif mengaku sulit mengidentifikasi pasien covid yang diangkut ambulance itu dari wilayah Manggarai atau Manggarai Timur. 


    "Tapi yang pasti belakangan ini semakin sering melihat mobil ambulance dengan sopir berpakayan APD yang melintas depan rumah saya,"tambah dia. 


    Sebelumnya Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona kabupaten Manggarai Lodovikus Demung Moa mengatakan laju penularan virus covid di kabupaten itu hampir tak pernah turun dengan kasus paling banyak terjadi di kecamatan Langke Rembong. 


    Ia mengatakan kelompok terbesar penyumbang covid di kabupaten itu berasal dari klaster pesta. 


    Penulis: Tonny

    Komentar

    Tampilkan


     

     


    Terkini