Korban R yang berprofesi sebagai kernet trulk ekspedisi melompat ke laut untuk mandi namun ia tenggelam dan meninggal dunia.
[Congkasae.com/Kereba] Nyawa R (21) tak tertolong usai tenggelam di kawasan pelabuhan multi purpose Wae Kelambu Labuan Bajo Manggarai Barat.
R yang merupakan seorang kernet kendaraan truk ekspedisi itu tenggelam ketika hendak mandi di kawasan pelabuban Wae Kelambu Kamis 19 Maret 20206.
Kasat Pamodvit Polres Manggarai Barat Iptu Abnel Tomanob mengatakan korban tak pernah muncul ke permukaan air usai melompat kedalam laut untuk mandi yang memaksa dua orang rekannya untuk meminta pertolongan.
"Jadi awalnya korban R ini sama-sama mandi, namun dua rekannya tak pernah melihat R usai melompat,"ujar Iptu Abnel Kamis 19 Maret 2026.
Ia mengatakan petugas yang menerima laporan terkait insiden itu langsung bergerak ke titik lokasi untuk memberikan pertolongan.
Hasilnya korban baru berhasil ditemukan pada pukul 14:30 Wita dalam kondisi tak sadarkan diri.
"Ketika dievakuasi dari laut korban sudah tak sadarkan diri,"ujarnya.
Ia mengatakan korban selanjutnya dibawa ke RS Siloam Labuan Bajo untuk pertolongan lebih lanjut namun nyawanya tak tertolong.
Ia menjelaskan korban dan dua rekannya sedang menunggu proses bongkar muat di kapal Niki Mila Utama yang hendak menyebrang menuju Pelabuhan Surabaya.
Namun lantaran merasa gerah ketiganya memutuskan untuk mandi di laut.
Sejak pertama kali melompat R tak pernah muncul ke permukaan air.
BACA JUGA
1,7 ton Minyak Tanah diselundupkan ke Bima NTB
Rebutan Tanah, Warga di Manggarai Nyaris Perang Tanding
Guru Honorer di Mabar ditangkap polisi setelah curi sepeda motor di Ruteng





