- -->
  • Jelajahi

    Copyright © Congkasae.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Mengapa Umat Katolik Merayakan Minggu Palma?

    Penulis: Antonius Rahu | Editor:Tim Redaksi
    26 Maret, 2026, 07:20 WIB Last Updated 2026-03-26T00:20:09Z
    Post ADS 1
    Post ADS 1

     

    Minggu Palma merupakan peringatan Yesus ketika memasuki kota Yerusalem dimana umat melambaikan daun palem bagi Yesus.

    [Congkasae.com] Bagi umat Katolik perayaan masa Paskah diawali dengan minggu Palma atau minggu daun-daun.


    Minggu Palma merupakan peringatan ketika Yesus Kristus memasuki kota Yerusalem dimana seluruh pengikut-pengikutnya melambaikan serta membentangkan daun palem untuk Yesus Kristus.


    Kebiasaan melambaikan daun Palem bagi seseorang merupakan kebiasaan yang lazim bagi masyarakat Yahudi kala itu.


    Daun Palem diberikan kepada orang-orang yang dianggap berpengaruh dan layak disambut sorak sorai kala itu.


    Merujuk kepada peristiwa yang dicatat pada empat Injil, yaitu Markus 11:1-11, Matius 21:1-11, Lukas 19:28-44 dan Yohanes 12:12-19 Para pengikut Yesus kala itu melakukan hal yang sama kepada Yesus.


    Dimana daun palem dibentangkan di atas jalan yang hendak dilalui Yesus sembari bersorak sorai Hosana Hosana Putera Daud.


    Para pengikut Yesus mengelu-elukan Yesus ketika memasuki kota Daud yakni Yerusalem hal ini sesuai dengan apa yang telah dikerjakan Yesus selama pengajarannya.


    Orang Lumpuh berjalan, orang buta melihat, bahkan orang mati dibangkitkan melalui mukjizat yang dikerjakannya hal inilah yang menyebabkan Yesus dielu elukan oleh pengikutnya.


    Hari ini gereja Katolik kembali memperingati momen tersebut dengan perayakaan minggu palem atau minggu daun-daun.


    Perayaan minggu Palem menandai awal permulaan masa paskah melalui tri hari suci yakni Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci dan Minggu Paskah.


    Adapun warna liturgi yang digunakan dalam perayaan Minggu Palem adalah warna Merah yang melambangkan cinta kasih dan pengorbanan.


    Umat Katolik dewasa ini memperingati momen Yesus memasuki Yerusalem dengan merayakan minggu Palem.


    Lazimnya perayaan misa diawali dengan pemberkatan Daun Palem di pelataran Gereja lalu diikuti dengan perarakan memasuki gereja lalu dilanjutkan dengan perayaan Misa.


    Minggu palem menandai awal masa sengsara wafat dan kebangkitan Yesus.

    BACA JUGA

    Ketika Kecerobohan Yudas Iskariot Berbuntut pada Penyaliban Yesus


    Hukum Penyaliban Telah Ada Sebelum Yesus Lahir


    Makna dan Konteks Paskah antara Umat Keristen dan Yahudi Berbeda


    Komentar

    Tampilkan

    Bersama Menjaga Warisan Kita

    Dukung Congkasae agar terus hidup dan tumbuh sebagai suara budaya Manggarai.

    Kenapa Kami Butuh Dukungan?

    Congkasae.com hidup dari semangat dan cinta pada budaya. Tapi kami juga perlu dana untuk membayar penulis lokal, mengembangkan situs, dan mendokumentasikan cerita-cerita budaya kita.

    Donasi Sekali atau Rutin

    Atau transfer langsung:

    • BRI 472001001453537 (a.n. Congkasae)
    QRIS

    Pasang Iklan atau Kerja Sama

    Kami membuka kerja sama dengan UMKM, NGO, sekolah, atau pemerintah daerah untuk iklan, pelatihan, dan proyek kolaboratif.

    Kontak Kami Langsung

    Kata Mereka

    "Saya senang bisa mendukung media yang memperjuangkan akar budaya Manggarai." – Julius, diaspora di Jakarta
    "Congkasae adalah media yang dekat dengan hati kami di Manggarai." – Frans, guru di Ruteng