𝐂𝐨𝐧𝐠𝐤𝐚𝐬𝐚𝐞.𝐜𝐨𝐦 𝐍𝐮𝐬𝐚 𝐃𝐮𝐚, 𝐁𝐚𝐥𝐢 – Wae Wake FC memastikan langkah ke partai final Ase Kae Lagon Cup 2 2026 setelah menumbangkan Sangku Lerong dengan skor dramatis 3-2 dalam laga semifinal yang berlangsung di Lapangan Lagon, Minggu (31/05/2026).
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi. Kedua tim tampil agresif dengan mengandalkan permainan terbuka dan saling melancarkan serangan. Atmosfer pertandingan semakin hidup dengan dukungan penuh para suporter yang memadati tribun.
Sangku Lerong membuka keunggulan lebih dahulu melalui skema serangan cepat yang tidak mampu diantisipasi lini pertahanan Wae Wake FC. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Wae Wake FC segera merespons dengan gol penyeimbang yang mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Momentum pertandingan kemudian berbalik. Melalui serangan yang terorganisir dan presisi umpan yang akurat, Wae Wake FC berhasil menambah dua gol sekaligus, sehingga mengungguli Sangku Lerong dengan skor 3-1. Dominasi lini tengah menjadi faktor kunci keberhasilan Wae Wake FC dalam mengendalikan jalannya pertandingan.
Memasuki menit-menit akhir, tensi pertandingan semakin meningkat. Sangku Lerong mendapatkan peluang melalui tendangan penalti setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang. Kesempatan tersebut dimanfaatkan dengan baik untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan dan memastikan kemenangan bagi Wae Wake FC.
Official Wae Wake FC, Fentrian Durung, dalam wawancara usai pertandingan menyampaikan bahwa timnya telah menunjukkan mental bertanding yang kuat. Ia juga mengakui bahwa tantangan lebih berat akan dihadapi pada partai final.
“Kami mengakui kekuatan Kopacol FC, khususnya di lini tengah yang sangat solid dan produktif dalam menciptakan peluang. Oleh karena itu, kami akan fokus memperkuat sektor tersebut. Kami optimistis karena tim ini memiliki mental yang tangguh dan pengalaman bangkit dari tekanan,” ujarnya.
Fentrian menegaskan bahwa target utama Wae Wake FC adalah meraih gelar juara. Optimisme tersebut didukung oleh performa konsisten para pemain sepanjang turnamen.
Sementara itu, Ketua Panitia, Wenses Fobia, memastikan bahwa seluruh rangkaian pertandingan berjalan aman dan tertib. Panitia bekerja sama dengan Polri melalui Polsek Kuta Selatan serta pecalang desa adat setempat guna menjaga keamanan di area pertandingan.
“Kami telah mengantisipasi berbagai potensi gangguan, termasuk dari tribun suporter. Tujuan kami adalah menjaga sportivitas dan nama baik Ase Kae Manggarai di Nusa Dua agar turnamen ini dapat terus berlanjut dan mendapat dukungan ke depan,” tegasnya.
Kemenangan ini disambut meriah oleh para pendukung Wae Wake FC. Mereka memberikan apresiasi atas kerja keras dan semangat juang para pemain yang tampil disiplin hingga akhir pertandingan.
Dengan hasil ini, Wae Wake FC akan menghadapi Kopacol FC pada partai final yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 14 Juni 2026. Pertandingan puncak tersebut diprediksi berlangsung sengit, mengingat kedua tim sama-sama menunjukkan performa impresif sejak fase awal turnamen.
Wae Wake FC kini berada di ambang sejarah. Satu langkah lagi akan menentukan apakah mereka mampu mengangkat trofi juara dan menegaskan dominasi di ajang Ase Kae Lagon Cup 2 2026.





