Petani di Manggarai Raup 446 Juta dalam Sekali Panen - Congkasae.com

Hoos ata werud

31 January, 2018

Petani di Manggarai Raup 446 Juta dalam Sekali Panen

Petani di Manggarai tengah memanen Tomat

[Congkasae.com/Kreba] Sekelompok petani Sistem Managemen Terintegrasi (Simantri) di kabupaten Mangarai Flores NTT berhasil meraup keuntungan Rp 446 juta dalam sekali masa penen.

Kelompok tani Simantri 10 merupakan kelompok tani yang berada di desa Tengku Lese, kecamatan Rahong Utara, kabupaten Manggarai.

Kelompok tani ini sudah lama menanam beberapa komoditas yang memiliki nilai jual tinggi di pasaran. Adapun beberapa komoditas dimaksud yakni, Tomat, Cabai Keriting, dan mentimun.

Dalam masa panen kali ini, kelompok tani Simantri 10 yang beranggotakan 19 orang petani itu meraup hasil jual komoditas sebesar Rp 446 juta. Itu merupakan keuntungan bersih yang diperoleh petani.

Menurut Veronika Lerong, selaku ketua kelompok tani Simantri 10, pihaknya sering memasarkan hasil panen ke beberapa tempat, seperti ke pasar Ketang, pasar Ruteng, pasar Borong, bahkan sampai ke Labuan Bajo Manggarai Barat.

Veronika juga menjelaskan, dari total keuntungan yang diterima kelompok tani Simantri 10, nantinya akan dibagikan kepada setiap anggota.

"Masing-masing anggota mendapatkan uang sebesar 23 juta rupiah,"kata Veronika baru-baru ini, sebagaimana dikutip humas pemkab Manggarai.

Dengan pendapatan tersebut, para petani Simantri 10 di Rahong Utara bisa tersenyum lebar. Pasalnya anggaran tersebut terbilang cukup besar.

Apalagi untuk sekali masa panen, ini merupakan salah satu contoh bagaimana sektor pertanian yang selama ini tidak dilirik kaum muda Manggarai ternyata masih memberikan harapan.

Tergantung dari bagaimana kita mengelola serta memanfaatkan sumber daya alam yang ada di tanah Manggarai.

Hal tersebut juga disampaikan oleh Dami Adar selaku  Dekan Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang.

Menurut Dami, kaum muda di Manggarai diminta ikut berpartisipasi dalam mengembangkan sektor pertanian di kabupaten Manggarai. Sektor pertanian, kata Dami, masih menjadi sektor yang menjanjikan di masa depan. "Anak muda hendaknya terlibat aktif di bidang pertanian,"pinta Dami.

Ia berharap kaum muda Manggarai mualai melirik sektor pertanian yang selama ini masih belum diperhitungkan.

"Mulailah mencintai sektor pertanian, karena sektor pertanian merupakan ibu kandung dari budaya-budaya yang lainnya,"kata Dami Adar.

No comments:

Post a Comment