Pemandu Wisata yang Memberi Umpan Komodo di Laut Akhirnya Diberi Peringatan Keras - Congkasae.com

Hoos ata werud

09 April, 2018

Pemandu Wisata yang Memberi Umpan Komodo di Laut Akhirnya Diberi Peringatan Keras

Komodo

[Congkasae.com/Wisata] Pemandu wisata yang memberi umpan Komodo di tengah lautan sekitar Nusa Kode akhirnya mendapatkan peringatan keras dari otoritas Balai Taman Nasional Komodo.

Peringatan tersebut berupa teguran kepada oknum pelaku serta pemilik kapal yang mengangkut wisatawan ketika peristiwa itu terjadi.

"Oknum guide yang meberi umpan Komodo di tengah laut sudah kami temukan begitu pula dengan pemilik kapalnya. Saat ini tengah kami proses,"kata kepala BTNK Budi Kurniawan ketika menghadiri rapat dengan Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dulla Senin siang.

Menurut Budi, semenjak video perbuatan oknum pemandu wisata itu viral di media sosial, pihaknya langsung melakukan investigasi.

Hasil investigasi tersebut ditemukan beberapa hal yakni, pemandu wisata membawa rombongan wisatawan mendekati pantai Nusa Kode untuk melihat Komodo liar dan menghalau reptil terbesar itu.

Tindakan oknum tersebut, menurut Budi, dilarang karena dilakukan di zona berbahaya yang seharusnya tidak diperbolehkan untuk umum.

"Kami sudah lakukan investigasi kepada yang bersangkutan termasuk pemilik kapal, Guide sudah membuat surat pernyataan untuk tidak mengulang kembali tindakan tersebut,"tambah Budi.

Budi mengingatkan jika tindakan tersebut kembali terulang, maka pihaknya tidak segan-segan memblacklist perusahan tersebut dan tidak boleh lagi beroperasi di TNK.

"Minggu depan, Balai TNK akan merilis peta Zonasi, dalam peta itu akan nampak mana saja tempat yang boleh diakses untuk umum dan mana yang tidak boleh,"kata Budi.

Peta Zonasi tersebut, menurut Budi, dilakukan agar tindakan serupa tidak terulang kembali di masa depan.

Rencananya, kata dia, otoritas TNK juga akan memasang papan peringatan di lokasi, mengingat banyak wisatawan yang melintasi perairan tersebut.

"Jika ditemukan pelanggaran, maka akan ditindak tegas,"katanya.

No comments:

Post a Comment