Pastor rekan paroki St Petrus Kloangpopot Keuskupan Maumere berinisial FPA diduga mengalami penganiayaan oleh umatnya sendiri ketika sedang memimpin misa penguburan jenazah.
[Congkasae.com/Kereba] Pastor rekan paroki St Petrus Kloangpopot Keuskupan Maumere kabupaten Sikka dianiaya umatnya sendiri ketika memimpin misa penguburuan umat.
Kasiehumas Polres Sikka Ipda Leonardus Tungga mengatakan peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Kamis 23 April 2026 di desa Wolonterang, kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka.
"Laporan korban sedang ditangani penyidik, kami telah memeriksa terduga pelaku dan saksi-saksi,"kata Leonardus Tungga Jumat 24 April 2026.
Ia mengatakan informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah proses pemeriksaan selesai dilakukan.
Berdasarkan informasi yang beredar insiden penganiayaan terjadi ketika pastor FPA yang tengah memimpin misa penguburan jenazah di desa Wolonterang menegur umatnya sendiri lantaran terjadi keributan di bagian belakang.
Sang imam yang sedang memimpin misa kala itu langsung menegur para pelaku lantaran terlibat keributan dan tidak menghormati perayaan misa.
Namun bukannya menerima teguran itu, YA langsung menyerang sang pastor.
Kasus tersebut sedang ditangani polisi dengan menagamankan 3 orang terduga pelaku serta memeriksa sejumlah saksi mata.
Belum diketahui pasti latar belakang keributan yang memicu insiden penganiayaan itu.
BACA JUGA
Kades Nanga Mbaur Lapor Balik Sugianto Soal Fitnah dan Berita Bohong
Tipu orang 200 Juta Perempuan Asal Meler Manggarai Jadi Tersangka
Sering Dikritik Soal Pembangunan Kades Nanga Mbaur Aniaya Warganya Sendiri





