- -->
  • Jelajahi

    Copyright © Congkasae.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Ditegur Saat Perayaan Misa, Pastor Rekan Keuskupan Maumere Dianiaya Umat

    Penulis: Antonius Rahu | Editor:Tim Redaksi
    25 April, 2026, 06:06 WIB Last Updated 2026-04-25T01:39:37Z
    Post ADS 1
    Post ADS 1
    Ditegur Saat Perayaan Misa, Pastor Rekan Keuskupan Maumere Dianiaya Umat

    Pastor rekan paroki St Petrus Kloangpopot Keuskupan Maumere berinisial FPA diduga mengalami penganiayaan oleh umatnya sendiri ketika sedang memimpin misa penguburan jenazah.

     [Congkasae.com/Kereba] Pastor rekan paroki St Petrus Kloangpopot Keuskupan Maumere kabupaten Sikka dianiaya umatnya sendiri ketika memimpin misa penguburuan umat.


    Kasiehumas Polres Sikka Ipda Leonardus Tungga mengatakan peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Kamis 23 April 2026 di desa Wolonterang, kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka.


    "Laporan korban sedang ditangani penyidik, kami telah memeriksa terduga pelaku dan saksi-saksi,"kata Leonardus Tungga Jumat 24 April 2026.


    Ia mengatakan informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah proses pemeriksaan selesai dilakukan.


    Berdasarkan informasi yang beredar insiden penganiayaan terjadi ketika pastor FPA yang tengah memimpin misa penguburan jenazah di desa Wolonterang menegur umatnya sendiri lantaran terjadi keributan di bagian belakang.


    Sang imam yang sedang memimpin misa kala itu langsung menegur para pelaku lantaran terlibat keributan  dan tidak menghormati perayaan misa.


    Namun bukannya menerima teguran itu, YA  langsung menyerang sang pastor.


    Kasus tersebut sedang ditangani polisi dengan menagamankan 3 orang terduga pelaku serta memeriksa sejumlah saksi mata.


    Belum diketahui pasti latar belakang keributan yang memicu insiden penganiayaan itu.

    BACA JUGA

    Kades Nanga Mbaur Lapor Balik Sugianto Soal Fitnah dan Berita Bohong


    Tipu orang 200 Juta Perempuan Asal Meler Manggarai Jadi Tersangka


    Sering Dikritik Soal Pembangunan Kades Nanga Mbaur Aniaya Warganya Sendiri

    Komentar

    Tampilkan

    Bersama Menjaga Warisan Kita

    Dukung Congkasae agar terus hidup dan tumbuh sebagai suara budaya Manggarai.

    Kenapa Kami Butuh Dukungan?

    Congkasae.com hidup dari semangat dan cinta pada budaya. Tapi kami juga perlu dana untuk membayar penulis lokal, mengembangkan situs, dan mendokumentasikan cerita-cerita budaya kita.

    Donasi Sekali atau Rutin

    Atau transfer langsung:

    • BRI 472001001453537 (a.n. Congkasae)
    QRIS

    Pasang Iklan atau Kerja Sama

    Kami membuka kerja sama dengan UMKM, NGO, sekolah, atau pemerintah daerah untuk iklan, pelatihan, dan proyek kolaboratif.

    Kontak Kami Langsung

    Kata Mereka

    "Saya senang bisa mendukung media yang memperjuangkan akar budaya Manggarai." – Julius, diaspora di Jakarta
    "Congkasae adalah media yang dekat dengan hati kami di Manggarai." – Frans, guru di Ruteng