- -->
  • Jelajahi

    Copyright © Congkasae.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    𝗞𝗼𝗽𝗮𝗰𝗼𝗹 𝗙𝗖 𝗧𝗮𝗺𝗽𝗶𝗹 𝗗𝗼𝗺𝗶𝗻𝗮𝗻, 𝗧𝘂𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮𝗻 𝗠𝗲𝗹𝗲𝗻𝗴 𝗨𝗻𝗶𝘁𝗲𝗱 𝟮-𝟬 𝗱𝗮𝗻 𝗔𝗺𝗮𝗻𝗸𝗮𝗻 𝗧𝗶𝗸𝗲𝘁 𝗙𝗶𝗻𝗮𝗹 𝗔𝘀𝗲 𝗞𝗮𝗲 𝗟𝗮𝗴𝗼𝗻 𝗖𝘂𝗽 𝟮 𝟮𝟬𝟮𝟲

    Penulis: Teofilus Jom   l Editor: Tim Redaksi
    01 Juni, 2026, 13:26 WIB Last Updated 2026-06-01T06:37:16Z
    Post ADS 1
    Post ADS 1

     

    𝘍𝘰𝘵𝘰 𝘋𝘦𝘵𝘪𝘬-𝘥𝘦𝘵𝘪𝘬 𝘴𝘦𝘣𝘦𝘭𝘶𝘮 𝘱𝘦𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘦𝘩𝘰𝘳𝘮𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘥𝘪𝘮𝘶𝘭𝘢𝘪. 𝘒𝘰𝘴𝘵𝘶𝘮 𝘒𝘶𝘯𝘪𝘯𝘨 𝘒𝘰𝘱𝘢𝘤𝘰𝘭 𝘍𝘊, 𝘒𝘶𝘯𝘪𝘯𝘨 𝘏𝘪𝘵𝘢𝘮 𝘔𝘦𝘭𝘦𝘯𝘨 𝘜𝘯𝘪𝘵𝘦𝘥. 𝘍𝘪𝘯𝘢𝘭 𝘮𝘦𝘯𝘢𝘯𝘵𝘪, 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘩𝘢𝘳𝘪 𝘪𝘯𝘪 𝘴𝘦𝘮𝘪𝘧𝘪𝘯𝘢𝘭 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘪𝘤𝘢𝘳𝘢. 𝘈𝘴𝘦 𝘒𝘢𝘦 𝘓𝘢𝘨𝘰𝘯 𝘊𝘶𝘱 2 2026 , 𝘉𝘢𝘥𝘶𝘯𝘨 𝘉𝘢𝘭𝘪 - 31/5/2026. 𝘊𝘰𝘯𝘨𝘬𝘢𝘴𝘢𝘦.𝘊𝘰𝘮/𝘛𝘦𝘰𝘧𝘪𝘭𝘶𝘴 𝘑𝘰𝘮

     𝘾𝙊𝙉𝙂𝙆𝘼𝙎𝘼𝙀.𝘾𝙊𝙈 𝙉𝙐𝙎𝘼 𝘿𝙐𝘼, 𝘽𝘼𝙇𝙄 – Kopacol FC memastikan langkah ke partai puncak Piala Ase Kae Lagon Cup 2 2026 setelah menaklukkan Meleng United dengan skor meyakinkan 2-0 dalam laga semifinal yang berlangsung di Lapangan Lagon, Minggu (31/05/2026).


    Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung menampilkan permainan terbuka dengan adu strategi dan skill di lapangan. Namun, Kopacol FC tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Dua gol yang tercipta menjadi bukti ketajaman lini serang sekaligus solidnya pertahanan mereka sepanjang pertandingan.


    Sebelum laga dimulai, gelandang Kopacol FC bernomor punggung 9, Sefrianus Rianto (Kevin), telah menyampaikan optimisme tinggi. Ia menegaskan seluruh pemain dalam kondisi siap, baik secara fisik, mental, maupun administrasi. Target kemenangan pun berhasil diwujudkan dengan performa disiplin dan kerja sama tim yang kuat.


    𝘚𝘦𝘣𝘦𝘭𝘶𝘮 𝘮𝘦𝘯𝘶𝘫𝘶 𝘴𝘦𝘮𝘪𝘧𝘪𝘯𝘢𝘭, 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘣𝘪𝘤𝘢𝘳𝘢 𝘥𝘶𝘭𝘶. 𝘒𝘦𝘷𝘪𝘯 𝘕𝘰.9 𝘒𝘰𝘱𝘢𝘤𝘰𝘭 𝘍𝘊 𝘣𝘪𝘤𝘢𝘳𝘢 𝘰𝘱𝘵𝘪𝘮𝘪𝘴. 𝘊𝘰𝘢𝘤𝘩 𝘕𝘤𝘢𝘶𝘳 𝘔𝘦𝘭𝘦𝘯𝘨 𝘜𝘯𝘪𝘵𝘦𝘥 𝘣𝘪𝘤𝘢𝘳𝘢 𝘴𝘱𝘰𝘳𝘵𝘪𝘧. 𝘐𝘯𝘪 𝘳𝘶𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘮𝘱𝘢𝘵 𝘬𝘦𝘮𝘦𝘯𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘬𝘢𝘭𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘴𝘢𝘮𝘢-𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘥𝘪𝘩𝘢𝘳𝘨𝘢𝘪. 𝘈𝘴𝘦 𝘒𝘢𝘦 𝘓𝘢𝘨𝘰𝘯 𝘊𝘶𝘱 2 2026, 31/5/2026. 𝘊𝘰𝘯𝘨𝘬𝘢𝘴𝘢𝘦.𝘊𝘰𝘮/𝘛𝘦𝘰𝘧𝘪𝘭𝘶𝘴 𝘑𝘰𝘮



    Di sisi lain, pelatih Meleng United, Florianus Ncaur, mengaku timnya telah melakukan persiapan maksimal, termasuk sesi latihan intensif menghadapi semifinal. Ia juga menurunkan sejumlah pemain kunci seperti Apok (nomor 4) dan Ignas Ropa (nomor 7) untuk memperkuat lini pertahanan dan sayap. Namun, upaya tersebut belum mampu membendung dominasi Kopacol FC.


    Ketua Panitia, Wenses Fobia, menyampaikan bahwa seluruh persiapan pertandingan telah dilakukan secara matang, terutama dalam aspek keamanan. Panitia melibatkan personel Polri dari Polsek Kuta Selatan serta pecalang desa adat setempat guna memastikan pertandingan berjalan aman dan tertib. Ia juga menekankan pentingnya menjaga sportivitas pemain dan ketertiban suporter demi menjaga nama baik komunitas Ase Kae Manggarai di Nusa Dua.


    “Kami sudah mengantisipasi potensi gangguan dari tribun suporter agar pertandingan berjalan lancar. Harapannya, turnamen ini terus mendapat dukungan dan perizinan ke depan,” ujarnya.


    Kemenangan ini disambut antusias oleh para pendukung Kopacol FC. Mereka mengapresiasi perjuangan tim yang dinilai tampil solid dan penuh determinasi sepanjang laga.


    Dengan hasil ini, Kopacol FC akan menghadapi Wae Wake FC di partai final yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 7 Juni 2026. Laga puncak tersebut diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat kedua tim sama-sama menunjukkan performa impresif sejak fase awal turnamen.


    Kopacol FC kini hanya tinggal selangkah lagi untuk meraih gelar juara dan mengukir sejarah di ajang Ase Kae Lagon Cup 2 2026.

    Komentar

    Tampilkan

    Bersama Menjaga Warisan Kita

    Dukung Congkasae agar terus hidup dan tumbuh sebagai suara budaya Manggarai.

    Kenapa Kami Butuh Dukungan?

    Congkasae.com hidup dari semangat dan cinta pada budaya. Tapi kami juga perlu dana untuk membayar penulis lokal, mengembangkan situs, dan mendokumentasikan cerita-cerita budaya kita.

    Donasi Sekali atau Rutin

    Atau transfer langsung:

    • BRI 472001001453537 (a.n. Congkasae)
    QRIS

    Pasang Iklan atau Kerja Sama

    Kami membuka kerja sama dengan UMKM, NGO, sekolah, atau pemerintah daerah untuk iklan, pelatihan, dan proyek kolaboratif.

    Kontak Kami Langsung

    Kata Mereka

    "Saya senang bisa mendukung media yang memperjuangkan akar budaya Manggarai." – Julius, diaspora di Jakarta
    "Congkasae adalah media yang dekat dengan hati kami di Manggarai." – Frans, guru di Ruteng