- -->
  • Jelajahi

    Copyright © Congkasae.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Dokter di RSUD Ruteng Mengundurkan Diri Setelah Komentarnya Soal Pasien BPJS Viral di Sosmed

    Penulis: Antonius Rahu | Editor:Tim Redaksi
    08 Agustus, 2026, 08:05 WIB Last Updated 2026-08-08T02:34:55Z
    Post ADS 1
    Post ADS 1
    Dokter di RSUD Ruteng Mengundurkan Diri Setelah Komentarnya Soal Pasien BPJS Viral di Sosmed

    Dokter yang bertugas di RSUD Ruteng mengundurkan diri setelah komentarnya soal keluhan pasien BPJS Viral di sosial media threads.

     [Congkasae.com/Kereba] Dokter yang bertugas di RSUD Ruteng resmi mengundurkan diri setelah ia berkomentar dalam utas threads soal keluhan pasien BPJS yang tak dapat kamar meski mengantre selama 8 jam.


    dr. Beni Chrsistian Sihombing resmi mengajukan surat pengunduran dirinya usai komentarnya yang bernada nirempati viral di sosial media threads.


    Humas RSUD Ruteng Yohana Mari mengatakan surat pengunduran diri dokter Beni telah diterima pihak rumah sakit pada Kamis 6 Agustus 2026.


    "Permohonan ini telah diterima rumah sakit, sehingga terhitung mulai hari ini kami tegaskan dr Beni Sihombing tidak lagi bekerja di RSUD Ruteng,"kata Humas RSUD Ruteng Yohana Mari Jumat 7 Agustus 2026.


    Yohana mengatakan sebelumnya pihak RSUD Ruteng telah meminta klarifikasi soal postingan dr Beni C. Sihombing yang viral di sosial media threads.


    Ia mengatakan pihak rumah sakit melihat dr Beni diduga melakukan pelanggaran etik ringan dan dikenakan sanksi surat peringatan pertama (SP I).


    Kendati demikian dalam postingannya yang viral di sosial media facebook dr Beni menegaskan pihaknya bertanggung jawab atas segala konsekuensi dari komentarnya dalam utas threads @yurizaltrich yang menuai polemik.


    "Saya bertanggung jawab penuh atas tulisan yang saya buat, kalaupun nanti ada proses hukum saya akan mengikutinya, saya juga menerima segala konsekuensi dari rumah sakit, dari IDI ataupun MKMK, ataupun instansi lainnya,"kata dr Beni C. Sihombing dalam postingan video klarifikasinya di facebook.


    Sebelumnya seorang pengguna BPJS yang menjalani perawatan di sebuah rumah sakit mengeluh soal layanan rumah sakit yang dinilainya lamban.


    Ia kemudian menulis dalam utas threads @yurizaltrich terkait masalah itu,"8 jam belum dapat ruangan, gamau spill rumah sakitnya, soalnya gue pake bpjs,"tulis akun Yurizaltrich pada 23 Juli 2026 silam.


    Utas tersebut sontak menuai beragam tanggapan dari pengguna sosial media lainnya termasuk para tenaga medis termasuk akun threads yang diduga milik dr Beni Sihombing.


    Dalam komentarnya di utas @Yurizaltrich akun atas nama @Bennychrstn mengatakan,"Kalo mau pindah cepat, noh ruang jenazah selalu kosong,"tulis akun tersebut dikutip Sabtu 8 Agustus 2026.


    Namun setelah sekian lama pemilik utas @Yurizaltrich dikabarkan meninggal dunia yang memicu viralnya komentar-komentar tersebut yang dinilai nirempati.


    Menanggapi hal tersebut anggota DPRD Manggarai Fraksi Demokrat Aleksius Armanjaya meminta pemerintah untuk tak hanya mengedepankan aspek intelektual akan tetapi pesikologis dalam perekrutan calon dokter.


    “Sangat penting bagi Dinas Kesehatan di Manggarai untuk melakukan fit and proper test bagi dokter yang masuk melalui perekrutan terbuka di Manggarai ini,” kata Aleksius Armanjaya Rabu 5 Agustus 2025 mengutip petanttnews.


    Tak hanya itu Aleksius meminta komisi A DPRD Manggarai untuk segera memanggil pihak manajemen Rumah Sakit untuk dimintai pertanggung jawaban terkait polemik yang terjadi.


    “Saya berharap Komisi A segera panggil pihak manajemen RS untuk mempertanggungjawabkan hal ini,” pinta Aleks.


    BACA JUGA

    Sengketa Lahan di Boleng, Polisi Tetapkan Status Quo Lahan Lengkong Warang 

    Komentar

    Tampilkan

    Bersama Menjaga Warisan Kita

    Dukung Congkasae agar terus hidup dan tumbuh sebagai suara budaya Manggarai.

    Kenapa Kami Butuh Dukungan?

    Congkasae.com hidup dari semangat dan cinta pada budaya. Tapi kami juga perlu dana untuk membayar penulis lokal, mengembangkan situs, dan mendokumentasikan cerita-cerita budaya kita.

    Donasi Sekali atau Rutin

    Atau transfer langsung:

    • BRI 472001001453537 (a.n. Congkasae)
    QRIS

    Pasang Iklan atau Kerja Sama

    Kami membuka kerja sama dengan UMKM, NGO, sekolah, atau pemerintah daerah untuk iklan, pelatihan, dan proyek kolaboratif.

    Kontak Kami Langsung

    Kata Mereka

    "Saya senang bisa mendukung media yang memperjuangkan akar budaya Manggarai." – Julius, diaspora di Jakarta
    "Congkasae adalah media yang dekat dengan hati kami di Manggarai." – Frans, guru di Ruteng