- -->
  • Jelajahi

    Copyright © Congkasae.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Polisi Bakal Panggil Pengelola Obyek Wisata Cunca Wulang Usai Tewasnya Dua Wisatawan

    Penulis: Antonius Rahu | Editor:Tim Redaksi
    24 Mei, 2026, 21:27 WIB Last Updated 2026-05-24T15:04:11Z
    Post ADS 1
    Post ADS 1
    Wisatawan Meninggal usai jatuh dari jembatan gantung di Cunca Wulang

    Dua orang Wisatawan asal Austria Meninggal usai terjatuh dari jembatan gantung di Cunca Wulang

     [Congkasae.com/Kereba] Dua orang wisatawan berkewarganegaraan Austria dilaporkan meninggal dunia usai terjatuh dari atas jembatan gantung di Obyek Wisata Cunca Wulang, Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat.


    Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang mengatakan insiden tersebut terjadi pada Minggu 24 Mei 2026 pagi.


    Ia mengatakan dua orang wisatawan yang terjatuh itu merupakan pasangan suami isteri yang terdiri dari A (56) dan J (54).


    "Keduanya ditemukan meninggal di bawah jembatan,"katanya Minggu 24 Mei 2026.


    Berdasarkan informasi yang beredar dua orang wisatawan itu datang ke Cunca Wulang ditemani seorang sopir JM.


    Mereka tiba di lokasi obyek wisata itu pada pukul 09:20 Wita keduanya langsung dipandu oleh pemandu wisata lokal berinisial MM.


    Keduanya sempat meminta pemandu wisata untuk mengabadikan momen ketika dua wisatawan itu berjalan melintasi jembatan.


    "Mereka berjalan beriringan sambil tersenyum hangat ke arah kamera. Mereka sempat meminta saya, 'Tolong ambil video kami dari belakang saat kami menyeberang jembatan ini, ya,"kata MM saat memberikan keterangan kepada pihak kepolisian.


    Menurut MM suasana tersebut seketika langsung berubah ketika papan kayu yang menjadi pijakan kaki mereka tiba-tiba patah.


    "Tiba-tiba terdengar suara kayu patah yang sangat keras seperti dahan pohon besar yang tumbang," tutur MM.


    Ia mengatakan keduanya langsung terjatuh lantaran papan alas yang jadi pijakan kaki mereka jebol.


    "Mereka jatuh ke bawah dan langsung mengahantam batuan di dasar,"katanya.


    Polisi yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan evakuasi terhadap dua wisatawan malang itu.


    Keduanya dibawah ke RSUD Komodo di Labuan Bajo untuk proses penanganan lebih lanjut.


    Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang mengatakan insiden jatuhnya dua orang wisatawan di Cunca Wulang akan diselidiki secara cermat dengan memanggil otoritas terkait.


    "Kami juga akan memanggil pihak pengelola destinasi wisata Cunca Wulang untuk dimintai keterangan secara intensif terkait standar keselamatan (SOP) dan pemeliharaan infrastruktur yang mereka terapkan selama ini," tambahnya.


    Sejumlah informasi yang beredar menyebut kondisi fisik jembatan yang sudah lapuk ditambah beban berat dua wisatawan asing itu  memicu insiden maut tersebut.


    Saat ini tempat kejadian perkara telah dipasangi garis polisi sementara sejumlah pihak telah dipanggil penyidik termasuk aparat desa Cunca Wulang untuk dimintai keterangan dalam kasus ini.


    Selain itu polisi menutup sementara obyek wisata Cunca Wulang selama proses penyelidikan kasus tersebut.


    BACA JUGA

    Pria asal Congkar jadi tersangka usai aniaya istri sendiri yang sedang hamil


    Polisi pastikan pengeroyok driver Grab di Labuan Bajo Diproses Hukum


    Terlibat Bisnis BBM Subsidi Dua Personel Polres Matim Dinonaktifkan

    Komentar

    Tampilkan

    Bersama Menjaga Warisan Kita

    Dukung Congkasae agar terus hidup dan tumbuh sebagai suara budaya Manggarai.

    Kenapa Kami Butuh Dukungan?

    Congkasae.com hidup dari semangat dan cinta pada budaya. Tapi kami juga perlu dana untuk membayar penulis lokal, mengembangkan situs, dan mendokumentasikan cerita-cerita budaya kita.

    Donasi Sekali atau Rutin

    Atau transfer langsung:

    • BRI 472001001453537 (a.n. Congkasae)
    QRIS

    Pasang Iklan atau Kerja Sama

    Kami membuka kerja sama dengan UMKM, NGO, sekolah, atau pemerintah daerah untuk iklan, pelatihan, dan proyek kolaboratif.

    Kontak Kami Langsung

    Kata Mereka

    "Saya senang bisa mendukung media yang memperjuangkan akar budaya Manggarai." – Julius, diaspora di Jakarta
    "Congkasae adalah media yang dekat dengan hati kami di Manggarai." – Frans, guru di Ruteng